Berawal dari keranjingan nonton drama dan berbagai hiburan korea yang berujung pada keresahan, akhirnya saya memutuskan untuk ikutan tes TOPIK.
Roupatte 01
Rabu, 17 Februari 2021
TOPIK: TOEFL nya Korea, dalam Rangka Iseng-Iseng
Senin, 15 Februari 2021
Beralih ke Menspad, Lupa Kapan Terakhir Kali Beli Pembal*ut Sekali Pakai
Sampai detik ini, cita-cita untuk bisa menjalani lifestyle zerowaste masih belum pupus. Belum dijalani serius memang, tapi seuprit seuprit udah mulai lah yhaa.. Salah satunya urusan kewanitaan. Yap, urusan yang datang setiap bulan, apalagi kalau bukan datang bulan? Sekitar pertengahan tahun 2020, sepertinya saya perlahan mulai meninggalkan pembalut sekali pakai, dan per 23 Desember, saya resmi mengadopsi 2 Menspad pertama saya. Apa alasannya?
1. Ramah lingkungan
Dari kalimat pertama tulisan ini, jelas ini mendukung cita-cita hidup minim sampah. Kalau kata teman kuliah saya, biar ada manfaatnya sedikit jadi sarjana Biologi. Sampah di muka bumi ini sudah banyak. Buanyakkk bahkan. Rasanya bisa mengurangi produksi sampah pribadi saja sudah bagus. Dengan tidak menggunakan pembalut sekali pakai, setidaknya ada sampah bulanan yang kita kurangi.
2. Menspad lebih mudah dicuci
Sebelum kenal menspad, saya ini satu satunya anggota keluarga perempuan yang sering kali kena hujat karena lupa buang sampah pembalut di kamar mandi. Jadi, dulu kamar mandi di rumah itu ngga ada tempat sampahnya, adanya di luar kamar mandi. ini sebenarnya bukan barang bar. Padahal, pembalutnya sudah saya cuci bersih, sampai warnanya putih lagi. Tetap saja kalau lupa ya langsung kena label "jorok" detik saat ketahuan lupa buang sampah nya.
Perkara cuci mencuci pembalut sekali pakai ini, saya termasuk yang dididik bahwa pembalut itu memang harus dicuci bersih dulu sebelum dibuang. Loh bukannya memang harus dicuci? Ya, jangan salah. Pernah juga kok di tempat umum saya temukan sampah pembalut yang belum dicuci. Di tempat umum loh :(
Pembalut sekali pakai ada semacam beberapa tipe bahan. Ada yang cukup mudah dicuci, ada juga yang sulit dicuci. Yang sulit dicuci ini biasanya yang tipis tipis dengan klaim/iklan semacam "kliatan, ngga kliatan". Semakin tipis ketebalannya, semakin susah dicucinya. Sedangkan, membuang sampah/isian pembalut juga tidak disaankan di dalam kloset. Trus dikemanain lagi coba? pusing banget lah kalau sudah begitu :(
Beda cerita kalau pakai menspad. Orang-orang inovatif yang menciptakan menspad sudah tentu memperhatikan jenis bahan yang digunakan. Diantaranya mudah dicuci, mudah meresap, dan lebih cepat kering
3. Tidak perlu repot untuk dimusnahkan
Setelah dicuci bersih, urusan saya dengan pembalut sekali pakai belum selesai. Lagi-lagi terdoktrin bahwa sampah pembalut itu sampah yang sangat privasi. Jadi, jangan sampai terlihat oleh khalayak umum. Padahal ya sudah dicuci bersih juga sebenarnya. Jadi, biasanya saya harus bakar sampahnya sampai benar benar musnah. Masalahnya, pembalut sekali pakai ini kan memang dibuat dari bahan bahan yang mudah menyerap cairan, dibuat dari semacam kapas kapas tebal. Setelah dipakai dan dicuci, tentu saja sulit untuk dibakar. Saya bisa menghabiskan waktu satu jam di tempat pembakaran sampah, untuk membakar sampah pembalut. Bahkan harus siapkan amunisi kertas-kertas bekas, daun daun kering, atau sampah rumah tangga yang tiba tiba jadi rajin saya ambil dari dapur ibu saya. Tetap saja, sampah lainnya sudah habis terbakar, pembalutnya belum sempurna musnah. Basa
4. Mengurangi resiko iritasi
5. Lebih ekonomis
Rabu, 08 Agustus 2018
Review Drama Life (Laipeu) 2018 - My Drama List
oke lanjut, drama life ini gue tonton karena
1. dramanya genre medis
2. yang main lee dong wook. ahaha sesimpel itu
3. disebut sebut sama temen gw yang alumni kdrama lovers. iya, doi udah ngga se keranjingan dulu, dan ga se-keranjingan gua. ya jadi gw be like "ah, apa gw tonton aja ya life" padahal sebelomnya kek masih ragu ragu.
oke terdownload lah si life ini. dari sinopsis di web tempat gw biasa download (smallencod.com), udah keliatan kalo konfliknya lebih ke arah kerunyaman management di rumah sakitnya, kekuasaan (again), dan bisnis di rumah sakit.
Episode pertama ga terlalu ditonjolin ke-medisan-nya(?). dibuka dari sebuah kasus tentang meninggalnya kepala rumah sakit yang naga-naganya berdasarkan review/flashback, si bapak yang meninggal ini banyak followersnya di rumah sakit. staff, perawat, dokter banyak yang berdiri di belakang dia. idealisme nya jempolan gitu ceritanya.
tapi gegara kematian si bapak ini, banyak yang jadi suspicious dengan penyebabnya. smell fishy eakkk. jadi keknya kedepannya bakalan ngusut tentang kematian si bapak ini *sotoy sotoy jir.
gua keknya udh kekenyangan nonton drama, ampe bosen liat pemeran pendukung yang itu itu lagi. ada si haerong yang candu narkoba di wise prison life, ada bapaknya do bong soon, ada bapaknya lee sung kyung di doctors, ada bapaknya kang sobong di are you human too (ini ahjussi ter-dimana-mana).
disini Haerong jadi adeknya Lee Dong Wook (Ye Jin Woo), doi ceritanya punya disabilitas yang kayaknya nanti bakal diceritain penyebabnya. kalo kata gue sih, pas bgt pemilihan kakak beradik ini. mayan ada mirip miripnya gaksih? ehe
Episode 2, disini diceritain tentang dokter bedah yang gabisa nolak pasien ntuk operasi, dan dokter IGD yang gabisa nolak pasien homeless payment(?). ya pokoknya pasien yang ga punya duit, terus terusan dia kirim ke departemen bedah. disana disuruh realize kalo dokter itu capek, pun suster dan staff. gila sih kalo beneran kehidupan dokter kek gitu, gada mewah mewahnya sama sekali. lelah jir. iya iya, kerja mana ada yang ga capek yak. maapin maapin.
intinya peperangan dimulai terkait pendepakan dokter yang departemen nya selalu defisit. debak.
![]() |
| wah sedih w pas baca ini (iya baca subtitle nya kok wk). |
![]() |
| tidur di ruang operasi, wagelasih dokter kek gini nemu ga sih kalo dituturin di dunia? keknya ngga *ah sotoy lagi kan |
Kamis, 02 Juni 2016
Ramadhan, Kangen Apa Aja?
Ramadhan memang selalu spesial.
Ramadhan tahun 2010, Ramadhan pertama tanpa keluarga, Ramadhan pertama yang malam takbirannya berbarengan dengan hari ulang tahun.
Ramadhan tahun 2011, Ramadhan yang akhirnya bisa pulang ke rumah
Ramadhan tahun 2012, Ramadhan terakhir di perantauan.Iya, bumi Gorontalo, Pemukiman Insan Cendekia.
Ramadhan tahun2013, satu bulan penuh di rumah bersama keluarga.
dan Ramadhan tahun ini, Ramadhan PEKAN UAS !!! Akkkkk
bosen belajar biokimia seharian suntuk (hari ini libur, ga ada jadwal uas, pekan uas diblok), iseng iseng buka salah satu grup whatsapp. broadcast (hari kemarin) yang muncul pertama isinya tentang reminder Ramadhan. katanya, "momen apa yang paling kamu rindukan ketika Ramadhan tiba?"
setelah baca sekilas broadcast(yang udah dari kemarin) itu, gue ga tertarik lagi buat nerusin scroll ke bawah. gue justru bengong dan mengumpulkan kepingan kepingan memori di masa lalu. yap, belum ada yang lebih mengesankan sampai saat ini selain perjalanan tiga tahun di pulau sebrang. belum ada momen momen yang paling gue rindukan selama ini selain momen momen di pulau sebrang itu. termasuk momen Ramadhannya
ada apa dengan Ramadhan di Gorontalo dan MAN Insan Cendekia nya?
random aja, ini TOP 5 nya
1. Tombilotohe.
serius, yang ini sedih banget 3 tahun hidup di Gorontalo ga pernah liat tombilotohe. semacam obor yang berjajar rapi di pinggir jalan penjuru Gorontalo, dan bersinar menerangi malam.
2. DUDU
Dari Untuk Dan Ucapan. ini semacam berkirim kirim salam yang kalau Ramadhan di siarin (seperti) di Radio(speaker masjid) setiap sahur. biasanya disela DUDU, petugas siaran menyelinginya dengan lagu lagu islami. isi DUDU nya apa aja? macem macem. ada yang untuk orang sakit, sekedar saling menyemangati, dari anggota kelas untuk semua teman sekelas, dari semua anggota kelas untuk wali kelas, dari anggota kamar satu untuk anggota kamar lainnya, dan banyak lagi.
DUDU di bulan Ramadhan ini gunanya juga untuk membangunkan seluruh warga makan sahur, setelah metode membangunkan sahur sebelumnya dilaksanakan tentunya. berkat DUDU, anak perempuan yang sekamar bangunnya kelamaan, asrama sudah sepi, jalan menuju kantin sudah sepi, akan tetap terasa ramai karena ditemani suara siaran sahur dan DUDU.
3. Grebeg Sahur
ini spesialisasi nya anak putra. setiap asrama dibagi dua giliran. total 3 asrama, berarti ada 6 giliran. aduh yang bagian ini maaf ya kalau salah, gue ga pernah ikutan grebeg sahur soalnya :(
yang unik dan paling diingat adalah semangat dan lagu lagu yang didendangkan para penggrebeg sahur untuk membangunkan manusia manusia yang masih terlelap di balik selimut. nada lagu yang paling gue inget adalah nada lagu iwa peyek yang syair nya di ganti begini "dua empat, dua empat, dua empat ayo bangun"2x. 2.4 adalah nomor kamar yang terlihat dari jalan penggrebeg sahur. sampai lampu kamar 2.4 belum menyala, maka penggrebeg akan terus bersenandung seseru mereka.
4. Buka Bersama Daerah
kami berasal dari berbagai provinsi. pun guru guru kami. maka Ramadhan adalah momen yang tepat untuk kami berkumpul bersama saudara saudara sekampung halaman. ya walaupun kalau orang jabodetabek sih kebanyakan bukan orang asli jabodetabek juga. tapi setidaknya sudah hidup lama disana. kami akan masak masak di rumah umi atau ustadz yang sedaerah dengan kami. makan makanan khas daerah kami. kembali bercakap dengan dialek asli kami, sampai membicarakan keberangkatan liburan ke rumah. hal yang paling dinantikan ketika itu. meski biasanya (selalu kayaknya) membawa THR(Tugas Hari Raya) yang banyaqqqq.
5. Buka Bersama Macem Macem
iya, saking banyak nya yang ngadain buka bersama. segala macem perkumpulan berusaha sebisanya untuk buka bersama. bukber kelas matrikulasi, kelas X, kelas X penjurusan, kelas XI, kelas XII, kelompok drama, kelompok ekskul, keluarga asuh, pokoknya segala macem perkumpulan.
Minggu, 22 Mei 2016
BACK THEN , About ten years ago
menulis tulisan ini, inspirasi nya datang setelah memenuhi undangan dari teman lama, teman masa kecil, iya, teman di bangku sekolah dasar lebih tepatnya. seperti yang tertera di judul yang saya tulis di atas : sekitar sepuluh tahun yang lalu.
kalau kalian saya ajak untuk memutar kembali kenangan masa lalu, tentang teman-teman dan suasana di bangku sekolah dasar, apa yang kalian bayangkan? apa yang paling kalian ingat? masing masing pasti memiliki kenangannya sendiri.



